Halaman

Bible Verse of the Day

Rabu, 09 November 2011

Kuasa hanya pada-Mu

TUHAN YESUS,
semua kemuliaan dan kepujian hanya bagi-Mu...

Hari ini,
kudengar dari rekan-rekanku,
bahwa Bapak Gembala akan menjalani operasi...

TUHAN YESUS,
aku percaya, dia juga ber-iman kepada-Mu,
sama seperti aku percaya kepada-Mu...

Aku berdoa,
berikanlah yang 'terbaik' baginya, istrinya dan keluarganya..

Aku berdoa,
memohon kesembuhan - kekuatan - ketenangan bagi Bapak Gembalaku...

dan aku percaya
Kasih-Mu tak pernah berubah,
dulu sekarang dan selama-lamanya

Amin!

Sabtu, 29 Oktober 2011

Kebakikan TUHAN

TUHAN itu baik... bagi semua orang...
siapa yang bisa mengalahkan-Nya?

Diciptakan-Nya langit dan Bumi
hanya bagi manusia...

Dan, dijanjikan-Nya "Langit dan Bumi yang baru"
juga bagi manusia...

Saat manusia jatuh dalam dosa,
Disediakan-Nya pengampunan
bagi yang menyesali dosa-dosanya,
dan berbalik kepada-NYa

Tidak ada yang seperti Engkau,
TUHANku...

Jumat, 07 Oktober 2011

Doa malam hari

Tuhan Yesus,
terima kasih untuk kasih-Mu,
terima kasih untuk anugerah-Mu
kepadaku, istri dan anakku.

Terima kasih TUHAN, untuk korban-Mu di atas kayu salib,
untuk kesediaan-Mu : lahir, mati dan bangkit bagi kami semua,

aku tidak bisa membalas cinta kasih-Mu
Terima kasih untuk kemurahan hati-Mu.

Untuk itu, aku memuji-muji nama-Mu, siang dan malam,
di manapun aku berada...

terima kasih TUHAN YESUS, untuk penyertaan-Mu selama ini,
sejak aku lahir di dunia ini, hingga sekarang... dan seperti janji-Mu,
Engkau akan beserta kami hingga akhir jaman...

Kami mau tidur malam ini, biarlah Engkau kirimkan malaekat-malaekat-Mu
untuk menjaga kami,
semua pekerjaan Iblis, Setan, roh-roh Jahat yang mau mengganggu kami
pada malam ini, biarlah kami usir dan kami patahkan kuasa mereka
di dalam nama : TUHAN YESUS KRISTUS! Darah-Mu mengalahkan mereka!

Berkatilah tetangga kami, teman-teman kami, semua orang di dunia ini,
berkatilah kota kami, negara kami tercinta...

biarlah semua mulut mengaku bahwa 'YESUS KRISTUS' adalah TUHAN,
dan semua lutut bertelut menyembah-Mu...

Ampuni TUHAN YESUS, semua dosa-dosa dan kesalahan kami,
dalam kami berkata, berpikir dan berbuat...

Kami serahkan seluruh tubuh, jiwa, dan roh kami kedalam tangan-Mu!

Bagi-Mulah semua kemuliaan, hormat, dan kuasa,
dulu - sekarang - dan selama-lamanya...

Di dalam nama TUHAN YESUS KRISTUS, kami berdoa...

Amin!

materi referensi:

(Doa tidak 'mati' / kaku, bebas sesuai gerakan hati masing-masing)
 
Menjawab pertanyaan di YAHOO ANSWER INDONESIA : "

Tolong tuliskan bacaan doa sebelum tidur dalam agama anda..!?

Dilarang menghujat !!

Selasa, 20 September 2011

Kuteteskan air mataku

Saat kuingat
betapa besar cinta kasih-Mu
kepadaku,
hingga Engkau menumpahkan Darah-Mu
ku tak sadar,
meneteskan air mata...

Air mataku, bukan air mata kesedihan
atau kedukaan,
tapi air mata ucapan terima kasihku
kepada-Mu, YESUSku!

Kasih-Mu mengangkatku,
menghiburku
aku tidak bisa hidup tanpa kasih-Mu

Itulah sebabnya aku harus lebih sungguh-sungguh
melayani-Mu dan sesama!

Senin, 19 September 2011

Janji penyertaan-Mu

Siapakah di dunia ini, yang seperti Engkau?

"Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28:20), itulah pesan-Mu yang Kau berikan kepada murid-murid-Mu, saat Engkau akan naik ke surga.

Dan, pesan itulah yang kupegang teguh hingga hari ini!

Tak penah kulihat sosok-Mu di dekatku,
tapi aku merasakan kehadiran-Mu,
dengan kelembutan cinta kasih-Mu...

Saat kusendiri, dalam kebimbangan,
aku berseru kepada-Mu,
Engkau menjawab dengan lembut
dan mengatakan 'Aku menyertaimu'

Tak terhitung penyertaan-Mu
di dalam hidupku,
siang dan malam
saat ku memuji nama-Mu
saat ku menyembah Engkau

aku yakin, Kau besertaku

Terpujilah nama-Mu,
TUHAN YESUS KRISTUSku



Sabtu, 17 September 2011

Kasih-Mu

Dengan apa kubalas kasih-Mu?
Pengorbanan-Mu bagiku,
terlalu besar,
terlalu indah bagiku...

Kau korbankan Diri-Mu,
di atas kayu salib,
mati bagiku,
menanggung derita dan hukuman,
yang seharusnya kutanggung karena dosaku

Jika aku menerima kebaikan orang-orang di sekitarku,
aku berterima kasih kepada mereka,
dan juga kepada-Mu,
karena kuyakin,
Engkaulah yang mendorong mereka
berbuat kebaikan kepadaku

Tiap hari, tiap malam,
kubersyukur kepada-Mu,
untuik apa yang Kau beri,
Tiap pagi,
kuterbangun,
dan berkata :
"Terima kasih TUHAN YESUS,
untuk kasih-Mu,
untuk kemurahan-Mu..
tanpa-Mu,
aku NOL...
Tak mungkin kubalas,
tak ada seorangpun di dunia ini,
yang memiliki kasih seperti-Mu

TUHAN YESUS KRISTUS,
mulialah nama-Mu
di Bumi dan di Surga,
dulu sekarang dan selamanya!

Selasa, 13 September 2011

Yesus Benar-benar Manusia dan Anak Allah


YESUS BENAR-BENAR MANUSIA DAN ANAK ALLAH

Kerap kali setiap Paskah ditayangkan film garapan Mel Gibson: The Passion of Christ. Menurut saya film ini sangat mendekati kondisi sebenarnya sebab secara keilmuan saya mempelajari tentang luka, siksaan dan rasa sakit. Oleh karena itu saya tidak dapat membayangkan rasa sakit yang diderita Yesus. Tulisan ini tidak bertujuan membangkitkan emosi kita dalam menilai sengsara Yesus tetapi memberikan wawasan supaya kita makin menghayati penderitaan Yesus demi kita.

Doa Yesus di Getsemani sebelum ditangkap oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi menunjukkan begitu seriusnya sengsara yang akan dialami-Nya. Yesus begitu ketakutan, sedih dan gentar menghadapi sengsara ini hingga peluhnya seperti titik darah (Luk. 22:44). Kondisi ini disebut hematidrosis atau hemihidrosis – pembuluh darah kulit pecah karena tekanan emosi dan perasaan akan derita dan disalibkan, akibatnya keringat-Nya bercampur dengan darah. Ketakutan Yesus membuktikan Ia manusia biasa, manusia mana tidak gentar jika mengetahui bahwa dia akan mati dengan cara keji dan sangat menyakitkan. Sebagai manusia Yesus merasa tidak sanggup menanggung sengsara ini, itu sebabnya Dia memohon kepada Allah Bapa kalau boleh dijauhkan dari sengsara ini (Mat. 26:37-39, Mrk. 14:33-36, Luk. 22:41-44).

Awal sengsara Yesus dimulai di pagi hari sesudah malam sebelumnya Dia ditangkap di Taman Getsemani. Imam-imam kepala bersepakat membelenggu-Nya dan menyerahkan kepada Pilatus. Dalam proses itu Yesus tidak tidur dan tidak makan sehingga ketika harus berjalan menuju tempat Pilatus kondisi tubuhnya sudah melemah. 

Mulailah Yesus mengalami siksaan disesah, ditampar dan diolok-olok (Mat. 27:26-29, Mrk. 15: 15-17, Luk. 23:11, Yoh. 18:22; 19:1-3). Kata disesah berarti dipukul dengan sesuatu yang melenting. Dalam beberapa literatur disebutkan bahwa benda yang digunakan untuk menyesah Yesus adalah cambuk (flagellum).

Dalam tradisi Yahudi flagellum adalah cambuk dari kulit yang memiliki mata cambuk, ujungnya terurai dan masing-masing ujung diberi pemberat dan kaitan seperti logam, kaca atau tulang. Dengan cambuk seperti ini, cambukan pertama akan menimbulkan memar dan lebam pada kulit. Cambukan berikutnya akan melukai pembuluh darah kapiler di bawah kulit sehingga terjadi perdarahan. Cambukan-cambukan berikutnya dapat merobek, mencerabut kulit hingga mengoyak otot, menimbulkan luka luar biasa sakitnya dan akan banyak kehilangan darah. Disebutkan pula Yesus tak berbaju dan tangannya terikat ketika Ia dicambuk di bagian pundak, punggung hingga tungkai kaki. Setelah dicambuk, Dia kembali diberi pakaian dan banyaknya darah yang keluar dari bilur-bilur Yesus melekat serta mengering pada pakaian-Nya.

Yesus juga diolok, ditinju dan dipukul berkali-kali menggunakan buluh. Pukulan, tinju dan tamparan pada kepala-Nya membuat luka pada wajah dan kepala. Salah satu bentuk olok-olokan adalah dengan memberi ‘julukan’ kepada setiap penjahat (dalam hal ini Ia terhitung sebagai ‘penjahat’). Yesus dijuluki ‘raja orang Yahudi’. Kita tidak tahu berapa kali Dia dicambuk, ditinju dan ditampar dan tidak tahu luka apa saja yang terdapat di wajah-Nya akibat tinjuan dan pukulan serta tamparan tersebut. Namun kita dapat memperhitungkan betapa hebat rasa sakit yang ditimbulkan dari luka-luka ini.

Tak ketinggalan pula Yesus diberi mahkota duri yang dianyam dari semak Paliurus Spina – semak berduri panjang yang tumbuh di Israel. Mahkota duri ini ditancapkan ke kepala masuk kulit kepala yang banyak dialiri oleh pembuluh darah hingga mengeluarkan banyak darah. Ingat, Yesus memberikan kita banyak mahkota kebaikan kecuali mahkota duri. Hanya Dia sendiri yang menanggung derita akibat mahkota duri demi kita. Betapa sakitnya seluruh tubuh Yesus mulai kepala hingga kaki – bukti kasih-Nya yang tak terbatas. 

Akhirnya Yesus didakwa dan diputuskan mendapat hukuman mati dengan cara disalibkan dan Dia sendiri yang harus memikul salib menuju bukit Golgota. Tradisi bangsa Yahudi waktu itu ialah setiap terdakwa kriminal yang diputuskan untuk disalib harus membawa sendiri salibnya keluar tembok Yerusalem menuju tempat penyaliban. Selain itu bajunya akan dibuang undi; jadi, tanpa baju orang yang disalib akan menjadi kedinginan dan mati perlahan. Pada masa pemerintahan Romawi, tubuh mereka yang mati tersalib dibiarkan tergantung hingga menjadi makanan burung pemakan bangkai.

Ketika Yesus harus memikul sendiri salib-Nya, Dia sudah tidak sanggup lagi karena tubuh-Nya terlalu banyak kehilangan darah hingga kekuatan tubuh-Nya melemah sekalipun saat itu Dia baru berusia 33 tahun. Semuda-mudanya dan sekuat-kuatnya tubuh jika terlalu banyak kehilangan darah pasti akan melemah. Ini bukti bahwa Yesus benar-benar manusia yang dapat merasakan sakitnya luka-luka akibat siksaan dan juga sakitnya hati akibat diolok-olok dan diludahi. Dengan kata lain, Yesus dapat merasakan penderitaan kita juga.

Selama perjalanan menuju bukit Tengkorak, Yesus beberapa kali terjatuh karena tubuh-Nya sudah sangat lemah akibat kehilangan banyak darah. Selain itu tekanan kayu salib yang kasar mengorek dan menggesek-gesek luka yang sudah tertutup benang fibrinogen (mengering) berakibat menimbulkan luka lagi. Karena Dia tidak kuat lagi memanggul kayu salib, Simon dari Kirene dipaksa untuk memikul salib Yesus (Mat. 27:32, Mrk. 15:21, Luk. 23:26).

Penderitaan berlanjut pada proses penyaliban. Bangsa Yahudi mempunyai tradisi bahwa penyaliban dimaksudkan untuk menyiksa kriminal hingga ia mati secara perlahan – proses kematian yang sangat menyakitkan. Menurut literatur tangan Yesus dipaku di bagian per-gelangan supaya tangan tidak mudah terobek. Dipaku di pergelangan tangan menyebabkan rusaknya persarafan tangan hingga menimbulkan rasa sakit dan kram. Tangan-Nya yang terpaku direntangkan untuk menyangga tubuh bersama dengan kaki-Nya yang terpaku. Kaki Yesus dipaku saling menumpuk, tungkai menjadi agak condong ke depan (flexi) – posisi kaki tidak tegak lurus – sehingga makin menambah beban tubuh pada kaki. Juga posisi salib didirikan tegak lurus maka seluruh berat tubuh akan melorot dan tertahan pada kaki. Di sinilah penderitaan Yesus semakin hebat.

Beberapa saat setelah penyaliban, nyeri pada tangan akan semakin hebat dan menjalar hingga lengan. Demikian pula paku yang menembus kaki (metatarsal) menyerang saraf menimbulkan rasa sakit luar biasa. Rasa sakit ini menjalar menimbulkan kejang pada lengan  dan menyerang otot dada (m. pectoral dan m. intercostals) hingga udara hanya dapat dihirup tetapi tidak dapat diembuskan. Dalam kondisi seperti ini Yesus harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menarik tubuh-Nya agar dapat bernapas. Konsekuensinya, rasa sakit di kaki bertambah hebat karena terdorong ketika mengangkat tubuh ditambah dengan luka-luka di punggung kembali tergores oleh permukaan kayu salib yang kasar. 

Yesus memandang prajurit yang membuang undi atas jubah-Nya dan mendengar olok-olokan mereka yang berada di sekitar-Nya. Namun dengan kasih dan kekuatan luar biasa, di tengah rasa sakit yang sangat hebat, Yesus sempat mengucapkan tujuh kalimat selama enam jam masa penderitaan di kayu salib.

(1) "Ya Bapa, ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." (Luk. 23:34; Yoh. 19:23-24) ketika melihat prajurit membuang undi untuk membagi pakaian-Nya;

(2) "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus." (Luk. 23:43) kepada salah satu penjahat yang menyesal dan bertobat;

(3) "Ibu, inilah, anakmu!" ketika Dia melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya dan "Inilah ibumu!" kata-Nya kepada murid-murid-Nya ((Yoh. 19:25-27);

(4) "Eli, Eli, lama sabakhtani?" artinya “Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” (Mat. 27: 45-46; Mrk 15:33-34) seru-Nya kepada Bapa-Nya kira-kira pukul tiga;

(5) “Aku haus” (Yoh. 19:28) karena kehilangan banyak cairan tubuh yang membuat-Nya haus, jantung-Nya bekerja ekstra keras untuk dapat memenuhi kebutuhan ini. Para prajurit memberikan-Nya anggur asam. Dalam tradisi pembuatan anggur di Israel, anggur asam adalah anggur murah karena terbuat dari buah anggur yang belum masak, biasa dikonsumsi oleh orang-orang yang tidak mampu;

(6) "Sudah selesai." (Yoh. 19:30) karena Dia tahu bahwa waktunya sudah dekat. Tubuh-Nya sampai pada titik kritis ketika seluruh jaringan tubuh tidak lagi mampu menahan siksaan;

(7) “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” (Luk. 23:46) sebagai kata-kata terakhir Yesus sambil mengambil napas melawan semua rasa sakit untuk dapat menyeru kepada Allah Bapa. Konsekuensinya, tubuh-Nya terangkat berarti sakit luar biasa di kaki dan tangan.

Secara logika, seharusnya seorang dengan penderitaan demikian hebat tidak mungkin mampu berseru dengan nyaring karena gagal napas akibat kejang di dada dan lengan atas. Sungguh tiada kasih yang setara dengan Dia!

Kematian Yesus diiringi gempa bumi luar biasa; hal ini membuat kepala prajurit mengaku bahwa Yesus adalah orang benar dan semua orang yang menonton di tempat penyaliban pulang sambil memukul-mukul dirinya. Kepala prajurit dan prajurit-prajurit mengaku bahwa Dia benar-benar Anak Allah.

Untuk memastikan kematian Yesus, prajurit menusuk lambung-Nya melalui rusuk 5-6 hingga menembus ruang toraks (pericardium) menusuk ke jantung maka keluarlah air dan darah. Beberapa literatur menyebutkan bahwa air dan darah yang memenuhi pericardium adalah konsekuensi dari tekanan rasa sakit hingga cairan ini menekan jantung berakibat pada gagal jantung. Menurut tradisi, untuk mempercepat kematian orang yang disalibkan, prajurit akan mematahkan kakinya sehingga tubuh merosot ke bawah; dengan demikian kejang otot lengan atas dan otot dada memperparah asfiksia (susah napas). Hal ini tidak dilakukan pada Yesus karena Yesus sudah mati maka genaplah nubuatan yang tertulis pada Injil Yohanes 19:36.

Dalam tradisi penguburan Yahudi, tidak boleh ada mayat yang tidak terkuburkan apalagi tergantung di salib karena mereka sangat menghargai orang mati. Hal ini dapat kita temui pada kisah Abraham dalam penguburan Sara (Kej. 23: 4-19); peristiwa kematian Yakub (Kej. 50: 4-14); kematian Yohanes Pembaptis (Mrk. 6:29); orang-orang jahat yang dihukum mati (Ul. 21:22-23); bahkan musuh yang kalah perang (Yeh. 39: 11-16). Hanya karena pemerintahan Romawi pada peristiwa penyaliban Yesus maka mayat boleh tergantung. Karena hari kematian Yesus menjelang persiapan hari Sabat, semua mayat seharusnya dikuburkan. Untuk itu Yusuf Arimatea dan Nikodemus meminta Pilatus untuk memberikan mayat Yesus supaya dapat dikafani dan dikuburkan (Mat. 27:57-59, Mrk. 15: 42-46, Luk. 23: 50-54; Yoh. 19: 38-42).

Secara manusia, dengan matinya Yesus selesailah penderitaan yang ditanggung-Nya tetapi makna kematian itu adalah keselamatan bagi kita. Sungguh Yesus sangat menderita bagi kita, bahkan Yesaya pun sudah menubuatkan hal itu dengan sangat jelas.

“…Sebagai taruk Ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering.

Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada sehingga kita memandang Dia, dan rupa pun tidak sehingga kita menginginkan-Nya.

Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; Ia sangat dihina sehingga orang menutup mukanya terhadap Dia dan bagi kita pun Dia tidak masuk hitungan.

Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggung-Nya dan kesengsaraan kita yang dipikul-Nya padahal kita mengira DIa kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.

Tetapi Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, Dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepada-Nya dan oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh.

 …..Dia dianiaya tetapi membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulut-Nya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, Ia tidak membuka mulut-Nya.

 …Orang menempatkan kubur-Nya di antara orang-orang fasik dan dalam mati-Nya Ia ada di antara penjahat-penjahat sekalipun Ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya. Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan Dia dengan kesakitan…..”
(Yes. 53:1-12)

Terima kasih Tuhan Yesus untuk semua pengurbanan-Mu. (Dr. Toetik Koesbardiati)

Referensi:

- Craig A. Evans, t.t. Jewish Burial Tradition and Resurrection of Jesus
- Dr. Truman Davis, t.t. A Physician Testifies about Cruxificion
- Pdt. Paul Gunadi, t.t. Penderitaan Kristus di Kayu Salib

Naskah diambil dari Warta Mingguan GPT "Gereja Kristus Gembala-Ajaib", Jl. Johor 47 Surabaya, Edisi ke 314, 24 April 2011


Kamis, 08 September 2011

Firman TUHAN

Firman-Mu, adalah Pribadi-Mu,
itu yang Kau tuliskan di kitab suci
Setiap membaca kitab-Mu,
berarti kutemukan Diri-Mu,
dengan segala kasih, kemuliaan, kekerasan-Mu melawan dosa,
kesedihan hati-Mu melihat kami
yang selalu berbuat jahat,

Firman TUHAN,
selalu membuatku kagum,
betapa besar kesabaran-Mu
terhadap diriku,
dan orang-orang yang menyakiti-Mu

TUHAN YESUS,
betapa aku mengagumi,
mengenal-Mu,
mengerti isi hati-Mu,
mendengar suara kasih-Mu,
lewat Firman TUHAN!

Terpujilah nama-Mu,
dulu, sekarang dan selama-lamanya,
Amin!




Minggu, 04 September 2011

Gubuk Terbakar

Suatu hari ada kecelakaan kapal.
Setelah 1 korbannya terdampar di pulau kecil, tak berpenghuni..
Dia sangat sedih kemudian ia berdoa pada Tuhan.
Lalu ia melihat kayu terapung dan membuat gubuk kecil dari kayu itu..
Esok hari setelah pulang mencari makan ia melihat gubuk nya terbakar.
Ia sangat sedih, frustasi dan merasa Tuhan jahat kepadanya..
Ia terus menangis hingga sampai akhrnya.
pagi hari ketika ia bangun, ia melihat banyak orang yang datang.
Salah 1 dari mereka berkata kepadanya '' apakah anda baik2 saja?''
''dari mana anda tau saya di sini'' tanya lelaki itu.
'' dari api yang anda buat tuan''

Terkadang kita menganggap Tuhan jahat kepada kita, tapi kita tidak tahu apa yang Dia rencanakan pada kita. Bukankah pelangi muncul setelah hujan deras?? : )

Diambil dari posting di Yahoo Answer Indoneisa, di sini.

Terima kasih TUHAN YESUS, Engkau tetap baik, mengasihi-ku hingga akhir zaman.
Terima kasih TUHAN YESUS,
Hanya Engkaulah yang memiliki rencana yang indah bagi hidupku,
di Bumi ini, hingga ke kekalan nanti!
Terpujilah nama-Mu, selama-lamanya, Amin!

Rabu, 31 Agustus 2011

Kasih Yesus Universal

Ya! Tidak ada batasan bagi cinta kasih-Nya
bagi seluruh umat manusia di dunia ini...
apapun latar belakangnya,
apapun dosa-dosanya,
apapun yang menjadi persoalan hidupnya,

Kasih Yesus berlaku bagi semua orang di dunia ini,
bagi yang mau percaya dan menerima-Nya sebagai Tuhan dan Juru Selamat!

Segala kemuliaan, puji dan hormat
hanya bagi Tuhan Yesus Kristus,
dulu sekarang dan selama-lamanya, Amin!

(Jawabanku di Yahoo Answer, kategory : Masyarakat & Budaya, Hari Libur, Natal, pertanyaan : "Apakah kasih Yesus universal".

Rabu, 10 Agustus 2011

Jika TUHAN mengijinkan

Selamat pagi TUHAN YESUS,

terima kasih untuk kasih-Mu,
terima kasih untuk pengurbanan-Mu,
terima kasih untuk kemurahan-mu,

TUHAN,
jika Engkau mengijinkan,
aku mengajukan rencanaku pada-Mu,

ampuni jika sering kumelangkah
tanpa mengajak-Mu besertaku,
atau memutuskan sesuatu
tanpa mendiskusikannya dengan-Mu,

namun di kala aku terjepit
dan jatuh dalam kegagalanku,
aku berteriak-teriak meminta pertolongan-Mu,

Minggu, 24 Juli 2011

Aku hanya NOL

Seorang hamba TUHAN, berumur 75 tahun berkotbah di gereja kami.

"Sampai hari ini, saya bersyukur kepada TUHAN YESUS... dan istri saya adalah pengkritik paling pedas dan terbaik bagi saya. Dia selalu ingatkan saya, bahwa saya setelah berkotbah - - - hanya NOL ! Semua pujian dan kemuliaan hanya bagi TUHAN YESUS!"

Rabu, 08 Juni 2011

Menyembah-Mu

Terpujilah nama-Mu, TUHAN!
Tidak ada yang seperti Engkau...

Selain Kau tunjukkan kasih kemurahan-Mu
kepada bangsa-bangsa,
dan orang-orang yang tidak mengenal-Mu,

Engkau juga menjanjikan penyertaan-Mu
di dalam kehidupan kami...

Saat Engkau naik ke surga,
Kau janjikan akan memberikan Roh Kudus-Mu
bagi mereka yang percaya kepada-Mu,

dan telah kualami,
penyertaan-Mu,
kehadiran Roh Kudus-Mu
di dalam hidupku...
hari demi hari,
detik demi detik...

Bukan untuk berbangga-bangga,
atau menyombongkan diriku,
atau merasa lebih hebat dari orang lain...

Namun, semakin Engkau berkuasa atas hidupku,
semakin Roh Kudus menolongku menyembah-Mu, YESUS,
semakin aku disadarkan,
bahwa tidak mungkin aku menyembah-Mu,
tanpa penyertaan Roh Kudus-Mu...

Terpujilah Engkau TUHAN,
dahulu, sekarang dan selama-lamanya,
Amin!

Minggu, 22 Mei 2011

Tak tertandingi


TUHAN, dengan siapakah Engkau kusamakan ?
Di dunia ini, di alam ini,
tak kutemukan yang seperti-Mu!

Dari Surga yang tinggi suci dan mulia,
Engkau datang ke Bumi,
menjadi manusia yang hina,
dan penuh dosa...

Hari demi hari Engkau lalui,
di dalam kondisi sebagai manusia...
tak mungkin kuselami,
apa yang Kau pikirkan waktu itu...

Lapar, sedih, takut, menangis,
dicela, dihina, diejek, ditolak,
namun kasih-Mu tetap membara,

hingga Kau tergantung lemah di kayu salib...
menunggu detik-detik kematian-Mu ...
sebagai manusia...

TUHAN YESUS,
tak tertandingi...
karya-Mu
di Bumi...

dan, Kau lakukan semua
hanya untuk manusia yang Kau cinta!

Rabu, 11 Mei 2011

Banyak yang menolak-Mu

Tuhan Yesus,
sejak Engkau dilahirkan di dunia ini,
Raja Herodes sudah berusaha membunuh-Mu

Sejak Engkau menyatakan mujizat-mujizat-Mu,
para ahli Taurat, orang Farisi, cemburu-dan-iri hati
kepada-Mu,
mereka berusaha membunuh-Mu...

Akhirnya, Engkau mati di kayu salib,
tergantung di sana, menebus dosa-dosa manusia,
yang mau percaya kepada-Mu

Kini, jaman telah berlalu,
manusiapun masih berusaha membunuh-Mu,
mengeluarkan kata-kata yang menghina-Mu,

Tetapi semua itu adalah hal yang luar biasa
bagiku,
karena Engkau berkata : "Bapa, ampunilah mereka,
karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan..."

Sungguh, hanya Engkau Yesus, yang bisa berkata seperti itu,
di dunia ini...

Sabtu, 30 April 2011

Untuk percaya kepada Tuhan itu anugerah

Pagi ini, kulihat sebuah pertanyaan
di layar monitorku,
yang menanyakan apakah Engkau,
TUHAN yang Perkasa
bisa memberi lewat 'manusia'
yang hina

Aku bersyukur,
jika oleh anugerah-Mu
aku boleh percaya
bahwa yang kumiliki,
semuanya...

adalah dari Engkau TUHAN!

Rabu, 20 April 2011

Mujizat-Mu masih ada

Kudengar, hari ini,
seorang hamba-Mu telah Kau beri kesembuhan
dari penyakit yang dideritanya selama ini

Mungkin tidak banyak jemaat yang tahu,
orang-orang terdekatpun tak mengetahui,

dia harus dioperasi,
tetapi tangan Kuasa-Mu dan Keperkasaan-Mu
telah menjamah tubuhnya,
yang semakin hari semakin tua...

Namun, api dan semangat-Mu
tetap Kau pompakan di tubuhnya...

TUHAN YESUS, hanya Engkaulah yang sanggup
melakukan semua itu!

Terpujilah nama-Mu,
dulu, sekarang dan selama-lamanya, Amin!

Minggu, 17 April 2011

Persembahan bagi-Mu

Terima kasih Tuhan,
lewat firman-Mu hari ini yang kudengar,
aku disadarkan,
betapa Engkau tidak memandang persembahan kami,
pengorbanan kami,
sebatas 'wujud nyata' saja...
namun Engkau melihat - - - -

"Apakah engkau memberikan persembahan bagi-Ku,
dengan segenap hatimu?"

"Apakah engkau memberikan kurban bagi-Ku,
karena engkau menghargai pengurbanan-Ku
di atas kayu salib, untuk menebus dosa-dosamu?"

Tuhan, ampunilah aku, karena aku sering berkurban bagi-Mu
tanpa kesungguhan hati,
tanpa penghargaan terhadap kurban-Mu di Gologta,
dan kuberikan yang 'kurang berharga bagiku'

Tuhan, terima kasih untuk lawatan-Mu hari ini...

Terpujilah Engkau, dahulu-kini-dan selama-lama-Nya! Amin!

Matius 26:6-13 = Yesus diurapi (Mr 14:3-9; Yoh 12:1-8)

Jumat, 08 April 2011

Talenta dari-Mu

Semua talentaku
dari-Mu
mana mungkin
aku kembali
menjualnya
kepada-Mu

(di saat Engkau memintaku berbuat sesuatu
lalu aku meminta harga / uang / hadiah / berkat
dari-Mu ?)

Rabu, 06 April 2011

Kesetiaan-Mu kukagumi

Hari ini aku mendengar lagi,
tentang kesetian-Mu kepada hamba-hamba-Mu,
manusia yang hina,

walau mereka meninggalkan Engkau,
dan menyangkali kekuatan kuasa-Mu,

Engkau tetap menggenapi janji-Mu!

Bahwa, mereka yang memberkati Abraham (dan keturunannya)
akan diberkati,
Mereka yang mengutuki Abraham (dan keturunannya)
mereka akan Engkau kutuki!

Tuhan,
Engkaulah Tuhan yang sangat setia,
terpujilah nama-Mu,
dahulu, sekarang dan selama-lamanya!

Amin!

Sabtu, 19 Februari 2011

Sungguh Engkau adalah Allah

Mengamati ciptaan-Mu,
membaca kitab-Mu
yang menceritakan tentang diri-Mu,

aku semakin kagum
dan mengerti
betapa Engkau-lah pencipta dunia ini,

dan Engkau telah menciptakan aku
dan semua manusia

Terpujilah nama-Mu, TUHAN
Sungguh, Engkaulah Allah
yang harus kusembah siang dan malam!

Biarlah mulutku memuji-muji dan menyembah-Mu

selalu

Sabtu, 01 Januari 2011

Tahun baru 2011

Terima kasih untuk penyertaan-Mu sepanjang tahun 2010 silam...
tanpa-Mu, aku tidak akan mampu melangkahkan kaki,
hari demi hari...

Kau selalu hadir di manapun aku berada,
saat aku berlutut menyembah-Mu,
saat aku mengagungkan nama-Mu,
saat aku menangis menyesali dosa-dosaku,
saat aku merasakan cinta kasih-Mu...

Tuhanku,
hanya Engkau yang mengenal diriku seutuhnya,
apa yang ada di dalam hatiku, pikiranku, kegelisahanku, ketakutanku...
Engkau jua yang mengetahuinya...

Saat kukecewa dengan mereka yang Kau ciptakan,
karena ke tidak mampuanku menerima siapa mereka,
Engkau masih menjadi tempatku untuk memprotes semua
tingkah mereka, yang tidak kupahami...

Engkau telah menganugerahkan keselamatan bagiku,
Engkau telah menganugerahkan semua yang kumiliki,
yang kucintai di dunia ini : istri, anak, teman-temanku, sahabatku,
selama aku hidup...

Tuhan, tahun 2011 sudah kujalani beberapa menit,
marilah tetap besertaku,
menyertai jalanku, langkahku, tindak-tandukku, bahkan ucapanku,

karena, tanpa penyertaan-Mu,
aku akan tenggelam di dalam kegelapan...
tanpa terang-Mu,
aku terserandung di setiap langkahku...
tanpa kekuatan dari-Mu,
aku akan mudah menyerah...
tanpa kasih sayang-Mu,
aku akan mencari cinta yang palsu di dunia ini...

Terima kasih untuk janji-Mu,
untuk kesediaan diri-Mu menyertaiku,
sepanjang waktu...

Hanya Engkau yang patut dipuji dan disembah,
dahulu, sekarang dan selama-lamanya... Amin